Diklat Korps Sukarela (KSR) PMI Universitas Kahuripan Kediri 2019/2020

Pada tanggal 27 dan 28 April 2019, unit kegiatan mahasiswa KSR Universitas Kahuripan Kediri telah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) Palang Merah Indonesia (PMI). Diklat tersebut dilakukan guna membekali para anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dengan pendidikan dan pelatihan dasar mengenai palang merah. Adapun materi yang disampaikan antara lain kepalang merahan, assessment, pertolongan pertama, manajemen bencana, serta pembejaran dapur umum dan pelatihan pasang bongkar tenda.

Acara yang diadakan selama 2 hari ini dimulai pada pukul 14.00 yang dibawakan oleh Bapak Drs. H. Triatmono Wahyoe S selaku Sekretaris di PMI Kabupaten yang membuka materinya tentang seputar wawasan tentang palang merah.  Dilanjutkan pada malam hari membahas tentang hal-hal apa saja yang perlu diidentifikasi saat terjadi suatu kecelakaan ataupun bencana agar dapat diambil keputusan perlunya melakukan intervensi atau tidak, materi ini dibawakan oleh Bapak Adimas Ketet Nalendra, M.Kom selaku Staf PMI Kabupaten Kediri.

Pada hari kedua, materi dibuka oleh Ibu Ulla Asfida S.Pd yang membawakan materi tentang hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk penanganan ringan saat terjadi kecelakaan seperti membalut luka, menghentikan perdarahan, serta mengecek tekanan darah. Pembicara berikutnya adalah Bapak Moh Rubai S.Pd  yang membahas tentang manajemen bencana yang ditinjau dari bahaya, resiko, gejala, serta cara penanggulangannya dengan baik.

Materi terakhir adalah dapur umum yang dijelaskan oleh Bapak In Domi Jus Prabowo, SE, didalam pelatihan dapur umum ini mahasiswa mendapat penjelasan mengenai tata cara serta tata kelola dapur umum untuk korban bencana. Dan diakhiri dengan praktek pasang bongkar tenda dengan cara yang baik, benar, dan efektif.

Dengan adanya diklat ini, diharapkan para anggota KSR PMI Unit Universitas Kahuripan Kediri dapat memahami serta mengimplementasikan materi-materi yang telah disampaikan dikehidupan nyata dengan didasari oleh rasa empati serta kemanusiaan yang tinggi. (cdr)

Share this...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter