Studi Lapangan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Kahuripan Kediri Ke Bendungan Semantok Nganjuk

Dalam rangka memperdalam keilmuan dalam bidang teknik irigasi dan kontruksi, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kahuripan Kediri melakukan kegiatan studi lapangan ke bendungan Semantok yang berlokasi di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya (PUPR) Kabupaten Nganjuk, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan PT. Abipraya.

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu 23 Januari 2019 ini diikuti sekitar 50 mahasiswa teknik sipil dari berbagai angkatan dengan didampingi 2 dosen yaitu, Olvi Pamadya Utaya Kusuma, ST, MT (Kaprodi Teknik Sipil) dan Muhamad Safa’udin, M.Pd. Dalam kunjungan ini, acara berlangsung dalam 2 sesi. Sesi pertama penjelasan seputar proyek pembangunan yang disampaikan oleh bapak Dedi dari PT. Abipraya selaku pelaksana konstruksi. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi bendungan Semantok.

Dengan didampingi oleh pimpinan BAPPEDA, bapak Henry Sujatmiko serta pimpinan dinas PUPR kabupaten Nganjuk, bapak Suyatno, ST, rombongan mahasiswa langsung meninjau lokasi pembangunan Waduk Semantok. Mega Proyek pembangunan waduk yang dimulai sejak 2017 lalu dengan menghabiskan lahan 700 hektar ini diharapkan mampu menjadi sarana irigasi lahan pertanian daerah sekitar, serta menjadi sarana penyedia air untuk daerah rawan kekeringan di daerah Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Selain itu Waduk Semantok juga diharapkan sebagai daerah destinasi wisata seperti pada Waduk Kali Bening di Madiun, sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian warga sekitar. Dari sini mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana teknik konstruksi pembangunan waduk sebagai pendalaman keilmuan mereka tetapi juga belajar bagaimana dampak pembangunan terhadap masyarakat sekitar. (cdr)

Share this...
Share on Facebook17Share on Google+0Tweet about this on Twitter