BIMTEK Dosen PPKN Universitas Kahuripan Kediri Dalam Rangka Menangkal Radikalisme Tahun 2018

Universitas Kahuripan Kediri, Bimtek, Pancasila

Dengan semakin maraknya paham radikal serta kejadian teror yang banyak memakan korban jiwa baik dari pihak sipil dan aparat. Tentu saja hal ini tidak sejalan dengan nilai-nilai bangsa Indonesia yang sangat plural dan menjunjung tinggi kebhinekaan. Menyikapi hal ini, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi mengadakan Bimbingan Teknik (BIMTEK) tentang Bela Negara dan Pengabdian Profesi sebagai sarana untuk Penguatan Kompetensi Dosen pada bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Acara yang diselenggarakan pada 24 April 2018 hingga 27 April 2018 di Hotel Grand Keisha Horison Yogyakarta ini diikuti oleh 60 dosen yang terpilih dari seluruh Indonesia. Universitas Kahuripan Kediri menjadi Perguruan Tinggi satu-satunya di Karesidenan Kediri yang mendapat kehormatan untuk menghadiri acara tersebut yang diwakili oleh Rosania Mega Febriana, S.Pd, M.Pd.

BIMTEK yang membahas tentang Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa ini diisi oleh para akademisi dari Universitas Gajah Mada, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Pendidikan Indonesia. Turut pula hadir sebagai pembicara Prof. Dr. Bunyamin Maftuh dari Direktur Karier dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi sebagai pembicara pertama dengan tema “Kebijakan tentang Perkuliahan Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) Pancasila dan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi”.

Kegiatan yang turut dipandu oleh Prof.Dr.Dasim Budimansyah, M.Si dari Universitas Pendidikan Indonesia ini ditutup dengan melakukan Kunjungan ke Pusat Studi Pancasila UGM. Diharapkan dengan adanya BIMTEK Dosen bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ini dapat menjadikan kampus sebagai benteng untuk melawan radikalisme melalui penguatan ideologi Pancasila. (cdr)

 

Share this...
Share on Facebook4Share on Google+0Tweet about this on Twitter